Jawaban Praktikum UTS Enterprise Resource Planning

ERP · Zulfa Devi Arimbi · 2425011 · Reguler A · Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak · Politeknik META Industri

Praktikum 5. Konfigurasi SCM dan Pembelian Berbasis Kebutuhan Material

Indikator: konfigurasi modul SCM dan pembelian · produksi 300 unit, selesai dalam 6 hari kerja

Tahap 1. Data master

Data Isian
Produk jadi Produk P-001, satuan unit
Bahan baku A (satuan unit), B (satuan unit)
BOM P-001 3 unit A + 2 unit B per 1 produk
Gudang Gudang Bahan Baku (stok A 400, B 250)
Pemasok Pemasok A (lead time 4 hari kerja), Pemasok B (7 hari kerja)
Aturan pemesanan Beli sesuai kebutuhan bersih (lot-for-lot), tambah stok pengaman sesuai kebijakan

Tahap 2. Perhitungan kebutuhan

Bahan Kebutuhan bruto Stok Pesanan belum diterima Kebutuhan bersih
A 300 × 3 = 900 400 100 900 − 400 − 100 = 400
B 300 × 2 = 600 250 0 600 − 250 − 0 = 350
Asumsi: pesanan 100 unit A yang belum diterima dihitung karena lead time A (4 hari) lebih pendek dari batas produksi 6 hari, dengan syarat tiba paling lambat hari ke-4 atau ke-5. Bila tanggal kedatangan tidak pasti, kebutuhan bersih A menjadi 500. Untuk B, pembelian baru memerlukan 7 hari kerja sehingga melewati batas 6 hari (terlambat 1 hari) bila dipesan hari ini.
Simulasi interaktif: ubah angka, hasil langsung dihitung



Tahap 3. Simulasi permintaan pembelian

Rencana produksi 300 unitBOM → bruto A 900, B 600Kurangi stok dan PO berjalanPR-001: A 400 unitPR-002: B 350 unitDisetujui?PO ke pemasok A dan B

Tahap 4. Penerimaan sebagian

Kejadian Stok A Status PO A
Awal 400 PO lama 100 terbuka; PO baru 400 diterbitkan
PO lama 100 diterima penuh 500 PO lama selesai
Pemasok kirim 250 dari PO baru 400 750 PO baru diterima sebagian, sisa 150

Stok bertambah sesuai jumlah yang benar-benar diterima. Sisa 150 tetap menjadi pesanan terbuka sampai dikirim atau dibatalkan, dan utang usaha hanya dicatat untuk barang yang sudah diterima.

Tahap 5. Pemasok B baru kirim dalam 8 hari, produksi harus selesai 6 hari

Opsi Waktu Biaya Risiko
Tetap menunggu pemasok B Terlambat 2 hari Terendah Pengiriman ke pelanggan terlambat
Pemasok alternatif B Tergantung lead time, jika ≤ 5 hari memenuhi Mungkin lebih mahal Kualitas belum terverifikasi
Pinjam stok dari lokasi lain Cepat Biaya transfer Lokasi asal kekurangan
Susun ulang jadwal produksi Pakai B yang ada Rendah Sebagian produk selesai belakangan
Keputusan: jalankan dua langkah bersamaan. (1) Mulai produksi tahap 1 sebanyak 125 unit (250 B ÷ 2 per unit; bahan A cukup) agar selesai dalam 6 hari. (2) Cari pemasok alternatif atau transfer stok untuk 350 B. Bila tidak ada, sisa 175 unit diproduksi setelah B datang (hari ke-8) dan pelanggan diberi tahu pengiriman bertahap. Pilihan ini menjaga sebagian target tanpa menanggung biaya darurat penuh.
← Praktikum 4Beranda