Jawaban Praktikum UTS Enterprise Resource Planning

ERP · Zulfa Devi Arimbi · 2425011 · Reguler A · Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak · Politeknik META Industri

Praktikum 2. Merancang dan Menguji Arsitektur Teknis ERP

Indikator: arsitektur teknis ERP · 100 pengguna (penjualan, gudang, produksi, pembelian, keuangan)

1. Diagram arsitektur

Pengguna kantor (LAN)Pengguna remote (VPN)
▼ HTTPS
Firewall + VPN gateway
▼
Load balancer / reverse proxy
▼ ▼
Server aplikasi 1
antarmuka web + logika bisnis
Server aplikasi 2
standby / aktif
▼ ▼ (jaringan database terpisah)
Database utama⇄ replikasiDatabase replika
▼ backup terjadwal
Storage backup lokal→ salinBackup luar lokasi / cloud
KomponenFungsi
Firewall dan VPNMembatasi lalu lintas, akses dari luar hanya lewat terowongan terenkripsi
Load balancerMembagi permintaan dan memindahkan ke server sehat saat satu server mati
Server aplikasi (2)Menjalankan antarmuka dan logika modul; tidak menyimpan data permanen
Database utama dan replikaMenyimpan seluruh transaksi; replika menjadi cadangan siap pakai dan menerima beban baca laporan
Backup lokal dan luar lokasiPemulihan bila data rusak, terhapus, atau terjadi bencana

2. Kebutuhan keamanan akses per departemen

PeranPenjualanGudangProduksiPembelianKeuangan
Staf PenjualanBuat/ubahLihat stokLihat status––
Staf GudangLihat SOBuat/ubahLihatTerima barang–
Staf ProduksiLihat SOPakai bahanBuat/ubahAjukan PR–
Staf Pembelian–Lihat stokLihatBuat/ubah PO–
Staf KeuanganLihat faktur––Lihat POBuat/ubah
Manajer / PimpinanLihat semua laporan; menyetujui transaksi di atas batas nilai

Prinsip: least privilege, pemisahan tugas (pembuat PO ≠ penyetuju ≠ pembayar), autentikasi dua langkah untuk keuangan dan akses VPN, serta log audit.

3. Pencadangan dan pemulihan

4. Aliran data transaksi pembelian

Pengguna isi PO di browserFirewall / load balancerServer aplikasi: validasi, cek hak akses dan anggaranDatabase: simpan PO (status draft)Persetujuan → status disetujuiRespons ke layar penggunaReplikasi dan backup

5. Potensi kegagalan teknis

KegagalanDampak operasional
Server aplikasi mati (jika hanya satu)Seluruh departemen tidak bisa bertransaksi walau database hidup
Database rusak / tidak bisa diaksesSemua transaksi berhenti, risiko kehilangan data
Backup tidak berjalan atau tidak pernah diujiData tidak bisa dipulihkan setelah kerusakan
Jaringan atau internet putusPengguna remote terputus; kantor tetap jalan lewat LAN

Simulasi gangguan

KondisiTindakan penanganan
1. Database tidak dapat diaksesCek layanan dan disk; bila rusak, failover ke replika dan arahkan aplikasi ke sana; informasikan pengguna; setelah pulih, cocokkan jumlah transaksi
2. Server aplikasi gangguanLoad balancer mengalihkan ke server aplikasi 2; perbaiki server 1 tanpa menghentikan layanan
3. Internet terputusPengguna di kantor tetap bekerja lewat LAN; pengguna remote menunggu atau pakai jalur internet kedua; backup luar lokasi ditunda lalu dikejar
4. Pengguna tidak berwenang buka menu keuanganAkses ditolak oleh matriks hak akses, percobaan dicatat di log audit, pimpinan atau admin ditinjau jika berulang
5. Data hilang karena backup tidak jalanPakai database replika atau backup luar lokasi terakhir, input ulang transaksi dari dokumen sumber; perbaiki penjadwalan dan pasang alarm kegagalan backup

Alasan pemilihan rancangan

Dengan 100 pengguna, dua server aplikasi di belakang load balancer sudah cukup dan menghilangkan titik kegagalan tunggal. Replika database dan backup luar lokasi menutup risiko kehilangan data dengan biaya yang masih wajar dibanding klaster besar.
← Praktikum 1Praktikum 3 →