Praktikum 4. Konfigurasi dan Simulasi Modul Keuangan
Indikator: konfigurasi dan simulasi modul keuangan · saldo awal kas Rp30.000.000
Tahap 1. Konfigurasi akun
| Kode | Akun | Tipe | Saldo normal |
|---|---|---|---|
| 1-1100 | Kas | Aset | Debit |
| 1-1200 | Piutang usaha | Aset | Debit |
| 1-1300 | Persediaan bahan baku | Aset | Debit |
| 2-1100 | Utang usaha | Liabilitas | Kredit |
| 3-1000 | Modal (saldo awal) | Ekuitas | Kredit |
| 4-1000 | Penjualan | Pendapatan | Kredit |
| 6-1000 | Beban operasional | Beban | Debit |
Metode pencatatan: perpetual dengan akun persediaan. Jurnal pembuka: Dr Kas 30.000.000 / Cr Modal 30.000.000.
Tahap 2. Jurnal transaksi
| No | Jurnal | Debit | Kredit | Alasan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Persediaan bahan baku | 8.000.000 | Aset (bahan) bertambah | |
| Utang usaha | 8.000.000 | Kewajiban timbul, belum ada kas keluar | ||
| 2 | Utang usaha | 3.000.000 | Kewajiban berkurang | |
| Kas | 3.000.000 | Kas keluar | ||
| 3 | Piutang usaha | 12.000.000 | Hak tagih timbul, kas belum masuk | |
| Penjualan | 12.000.000 | Pendapatan diakui saat barang terjual | ||
| 4 | Kas | 5.000.000 | Kas masuk | |
| Piutang usaha | 5.000.000 | Hak tagih berkurang (bukan pendapatan baru) | ||
| 5 | Beban operasional | 1.500.000 | Biaya periode berjalan | |
| Kas | 1.500.000 | Dibayar tunai |
Tahap 3. Saldo akhir dan neraca saldo
| Akun | Perhitungan | Saldo |
|---|---|---|
| Kas | 30.000.000 − 3.000.000 + 5.000.000 − 1.500.000 | 30.500.000 (D) |
| Piutang usaha | 12.000.000 − 5.000.000 | 7.000.000 (D) |
| Persediaan | 8.000.000 | 8.000.000 (D) |
| Utang usaha | 8.000.000 − 3.000.000 | 5.000.000 (K) |
| Penjualan | 12.000.000 | 12.000.000 (K) |
| Beban operasional | 1.500.000 | 1.500.000 (D) |
| Modal | saldo awal | 30.000.000 (K) |
| Total debit = total kredit (30,5 + 7 + 8 + 1,5 = 47 juta; 5 + 12 + 30 = 47 juta) | 47.000.000 | |
Simulasi interaktif: catat transaksi satu per satu
Tahap 4. Pengujian kesalahan: pembayaran utang Rp3.000.000 tercatat dua kali
- Menemukan: di buku besar kas dan utang usaha terdapat dua entri identik (tanggal, jumlah, pemasok, referensi). Kas menjadi 27.500.000 dan utang usaha 2.000.000, padahal rekening koran hanya menunjukkan satu pembayaran dan faktur pemasok masih tersisa 5.000.000.
- Dampak: kas dan utang usaha sama-sama terlalu rendah Rp3.000.000. Neraca saldo tetap seimbang, jadi kesalahan tidak terdeteksi oleh keseimbangan saja. Laba tidak terpengaruh, tetapi posisi kas dan kewajiban salah.
- Koreksi: jangan menghapus jurnal. Buat jurnal pembalik dengan referensi ke entri duplikat: Dr Kas 3.000.000 / Cr Utang usaha 3.000.000, keterangan "Koreksi pembayaran ganda ref. #2". Saldo kembali ke kas 30.500.000 dan utang 5.000.000.
- Jejak audit: ketiga jurnal (asli, duplikat, pembalik) tetap tampil di laporan jurnal dengan pembuat, waktu, dan alasan. Alternatif di ERP: fitur reverse entry atau void yang membuat pembalik otomatis.